Dukungan untuk pasukan Afrika melawan Boko Haram

Nigeria

Sumber gambar, Getty

Keterangan gambar, Rencana satuan tugas Afrika Barat masih akan diajukan ke Dewan Keamanan PBB.

Organisasi Persatuan Afrika, AU, mendukung rencana satuan tugas Afrika Barat dengan kekuatan 7.500 pasukan untuk menghadapi kelompok militan Boko Haram.

Ketua AU, Nkosazana Dlamini-Zuma, mengatakan ancaman militan Islam itu membutuhkan 'tanggapan bersama dan efektif'.

Empat negara tetangga Nigeria -yaitu Benin, Kamerun, Chad, dan Niger- sudah sepakat menyumbangkan pasukan kepada satuan tugas tersebut.

Berbicara setelah pertemuan AU di ibu kota Ethiopia, Addis Ababa pada hari Jumat 30 Januari, Dlamini-Zuma mengatakan Satuan Tugas Bersama Multinasional, MJTF, akan memiliki mandat awal selama satu tahun.

Dia mengatakan MJTF akan melancarkan operasi militer untuk mencegah <link type="page"><caption> ekspansi Boko Haram </caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2015/01/150126_boko_haram" platform="highweb"/></link>dan kelompok-kelopmpok teroris lainnya serta menghancurkan keberadaan mereka.

Nkosazana Dlamini-Zuma

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Nkosazana Dlamini-Zuma mengatakan Boko Haram memerlukan tanggpan 'bersama dan efektif'.

Namun masuh belum jelas wewenang dari pasukan internasional itu, apakah dikerahkan di kawasan perbatasan untuk mencegah masuknya militan Boko Haram ke negara lain atau akan masuk menyerang militan ke dalam teritori Nigeria.

Dan rencana ini masih akan diajukan ke Dewan Keamanan PBB untuk disahkan.

Saat ini, pasukan Chad sudah dikerahkan ke Kamerun untuk membantu masuknya anggota Boko Haram ke sana.

Tentara Chad juga dilaporkan berhasil <link type="page"><caption> mengusir milisi Boko Haram ke luar dari kota Malumfatori, Nigeria timur laut,</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2015/01/150129_chad_bokoharam" platform="highweb"/></link> setelah pertarungan selama dua hari.