Pembayaran hutang Yunani tidak masuk akal

syriza

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Pemimpin Syriza Alexis Tsipras diperkirakan akan mengumumkan kabinetnya pada hari Selasa.

Adalah tidak berpijak pada kenyataan mengharapkan Yunani membayar kembali hutang dalam jumlah besar sekaligus, kata Euclid Tsakalotos jurubicara ekonomi partai pemenang pemilu Syriza.

"Tidak seorangpun meyakini bahwa hutang Yunani berkelanjutan," kata Tsakalotos kepada BBC.

<link type="page"><caption> Partai kiri jauh Syriza yang memenangkan pemilu</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2015/01/150126_yunani_pemilu_menang" platform="highweb"/></link> hari Minggu (25/01) menginginkan perundingan kembali paket penyelamatan Yunani dari peminjam dunia sebesar US$270 miliar.

Pemimpin Uni Eropa memperingatkan pemerintah baru Yunani harus memenuhi janjinya kepada para peminjam.

Pemimpin Syriza Alexis Tsipras -yang diambil sumpahnya sebagai perdana menteri pada hari Senin- diperkirakan akan mengumumkan kabinetnya pada hari Selasa 27 Januari.

"Saya belum pernah bertemu seorang ahli ekonomi yang benar-benar berpandangan Yunani akan membayar semua hutang tersebut. Itu tidak bisa dilakukan," kata Tsakalotos.

Dia mengatakan para pemimpin Uni Eropa sekarang perlu menunjukkan bersedia bekerja sama dengan Syriza.

"Akan menjadi Eropa yang sangat menggelikan dan berbahaya dengan kekuatan politik sangat kuat jika mereka mengisyaratkan bahwa setelah terpilih lewat pemilu demokratis mereka menolak berbicara dengan pemerintah baru," kata Tsakalotos.