Kembali terjadi gelombang penangkapan di Turki

Sumber gambar, Getty
Kembali terjadi gelombang penangkapan di Turki, hari Selasa (20/01), terkait kasus dugaan penyadapan pembicaraan telepon Presiden Recep Tayyip Erdogan dan beberapa pejabat senior pemerintah.
Kantor berita resmi Turki memberitakan, setidaknya 20 orang ditangkap polisi, antara lain di Ankara dan Istanbul.
Percapakan yang diam-diam direkam tahun lalu memicu dugaan bahwa Presiden Erdogan terlibat korupsi.
Presiden Erdogan sendiri menegaskan bahwa pemunculan rekaman percakapan ini adalah bagian dari upaya untuk menggulingkan dirinya dari kursi kekuasaan, yang dilakukan oleh para pendukung ulama berpengaruh yang mengasingkan diri, Fethullah Gulen.
Pengadilan sudah mengeluarkan perintah penangkapan untuk Gulen, yang menyatakan diri tidak bersalah dan membantah klaim pemerintah.
Media pemerintah mengatakan mereka yang ditangkap hari Selasa memiliki hubungan dengan pihak berwenang di bidang telekomunikasi dan badan nasional sains dan teknologi.
Media Turki memberitakan bahwa mantan kepala badan sains nasional, Hasan Palaz, dilaporkan termasuk yang ditangkap.








