Inggris dan AS akan jalani simulasi perang siber

Simulasi perang siber merupakan bagian dari kerja sama pertahanan baru antara Inggris dan AS.

Sumber gambar, Getty

Keterangan gambar, Simulasi perang siber merupakan bagian dari kerja sama pertahanan baru antara Inggris dan AS.

Inggris dan Amerika Serikat akan menjalani simulasi perang siber sebagai bagian dari kesepakatan pertahanan baru untuk melawan pelaku kejahatan di dunia maya.

Simulasi pertama, yang akan melibatkan skenario di bidang keuangan, akan berlangsung akhir tahun ini.

Dalam skenario tersebut, sebagaimana diungkapkan kantor perdana menteri Inggris di Downing Street, London, akan ada serangan terhadap Bank of England dan bank-bank komersial lainnya. Kota London dan Wall Street pun bakal turut diserang.

Latihan, yang merupakan bagian dari <link type="page"><caption> kerja sama pertahanan siber antara Inggris dan AS</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2015/01/150115_as_inggris" platform="highweb"/></link> ini, dilakukan setelah adanya serangan terhadap <link type="page"><caption> Sony Pictures</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2015/01/150109_sony_aturanmain_peretasan" platform="highweb"/></link> dan Pusat Komando AS.

Kepada wartawan BBC, Nick Robinson, Perdana Menteri Inggris David Cameron mengatakan <link type="page"><caption> serangan siber</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2015/01/150114_amerika_cyber_obama" platform="highweb"/></link> merupakan serangan besar yang kita hadapi pada era modern.

Untuk itu, kata Cameron, pemerintah Inggris akan menyediakan dana untuk melatih agen-agen khusus <link type="page"><caption> di bidang serangan siber</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2014/06/140602_iptek_serangan_cyber_inggris" platform="highweb"/></link>. Sebelumnya, pada 2013 lalu, Badan Audit Nasional Inggris memperingatkan bahwa kurangnya jumlah tenaga kerja yang terlatih menghambat peperangan melawan kejahatan siber.

“Ini adalah sinyal yang menandakan bahwa sudah waktunya meningkatkan upaya. Ini juga mengenai melindungi data rakyat, keuangan rakyat—serangan ini benar-benar punya dampak besar terhadap kesejahteraan rakyat,” kata Cameron.

Pemerintah Inggris akan danai pelatihan agen-agen khusus di bidang siber.

Sumber gambar, Getty Images

Keterangan gambar, Pemerintah Inggris akan danai pelatihan agen-agen khusus di bidang siber.

Beberapa hari lalu, kelompok yang menamakan diri mereka <link type="page"><caption> Cybercaliphate</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2015/01/150112_amerika_isis_komandopusat" platform="highweb"/></link> atau Kekhalifahan Maya mengunggah daftar nama dan nomor telepon personel militer Amerika Serikat di Twitter.

Satu pesan berbunyi, "Tentara Amerika Serikat, kami datang, berhati-hatilah".

Cybercaliphate juga mengunggah pesan, "sudah di sini, kami ada di komputer Anda, di setiap pangkalan militer".