Paus Fransiskus serukan pemberantasan korupsi

pope

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Paus Fransiskus melambaikan tangan kepada massa yang menyambutnya di ibu kota Manila.

Paus Fransiskus menyerukan kepada para pemimpin Filipina untuk memberantas korupsi dan mengakhiri ketidaksetaraan sosial, dalam hari kedua kunjungannya ke Filipina.

Dalam upacara penyambutan yang diselenggarakan di istana kepresidenan oleh Presiden Benigno Aquino, Paus meminta para pemimpin "untuk menolak semua bentuk korupsi yang mengalihkan dana yang seharusnya diberikan kepada kaum miskin" dan untuk berusaha bersama-sama guna memastikan tidak adanya kaum yang tersisihkan.

"Sekarang saatnya bagi para pemimpin politik untuk menjunjung tinggi kejujuran, integritas dan komitmen untuk kebaikan bersama," kata Paus pada hari kedua kunjungannya di negara yang penduduknya mayoritas beragama katolik itu.

Paus Fransiskus menambahkan bahwa umat nasrani memiliki kewajiban untuk "memutuskan ikatan ketidakadilan dan penindasan yang menyebabkan meningkatnya ketidaksetaraan sosial".

Namun, Presiden Aquino yang duduk di samping Paus mengatakan bahwa gereja Katolik sendiri membungkam ketika penyelewengan dahulu diilakukan oleh salah satu presiden pendahulunya.

Acara besar yang menandai kunjungan Paus ini akan diadakan pada hari Minggu (18/01) saat diselenggarakannya misa di ruang terbuka yang diperkirakan akan mengundang jutaan orang. Paus juga akan mengunjungi kota Tacloban yang baru-baru ini menjadi korban serangan badai pada hari Sabtu (17/01).

Paus Fransiskus saat ini tengah melakukan kunjungan enam hari ke Asia. Sebelumnya ia mengunjungi Sri Lanka.