Paus Fransiskus pimpin misa di Sri Lanka

Sumber gambar, AP
Umat Katolik Sri Lanka berkumpul di Colombo untuk menghadiri misa bersama Paus Fransiskus yang akan memberikan gelar santo kepada seorang misionaris.
Diperkirakan sekitar satu juta orang akan menghadiri misa tersebut. Sejumlah orang di antara mereka bahkan mengantre sejak Selasa (13/01) untuk mendapatkan tempat.
Dalam misa tersebut, Paus Fransiskus akan menahbiskan misionaris abad ke-17, Joseph Vaz, sebagai santo. Joseph Vaz lahir di India dan mendedikasikan hidupnya untuk melayani komunitas Katolik di Sri Lanka.
Ini adalah kunjungan Vatikan pertama sejak perang antara militer dan pemberontak Macan Tamil berakhir tahun 2009.
Kunjungan Paus ke Sri Lanka terakhir dilakukan 20 tahun lalu, ketika Paus Yohannes Paulus II diboikot oleh pemimpin Buddha. Namun Paus Fransiskus menemui komunitas umat Buddha, Hindu, Katolik, dan Muslim pada Selasa (13/01) untuk untuk menghimbau rekonsiliasi.

Sumber gambar, AFP
“Demi perdamaian, keyakinan agama tidak boleh menjadi alasan untuk kekerasan dan peperangan,” ujarnya.
“Kita harus secara jelas dan tegas mengajak komunitas sekitar untuk hidup dalam prinsip kedamaian yang ditemukan dalam setiap agama, dan untuk mengecam tindakan kekerasan.”
Kunjungan Paus terjadi di sela suksesi kepemimpinan Sri Lanka, tatkala Maithripala Sirisena menjabat sebagai presiden baru mengganti Mahinda Rajapaksa.
Sekitar 7% dari populasi Sri Lanka merupakan penganut Kristen, mayoritas Katolik – dan mereka terdiri dari kaum Sinhala dan Tamil. Adapun 70% warga Sri Lanka merupakan penganut ajaran Buddha, 13% umat Hindu dan 10% Muslim.









