Atasi serangan terhadap albino, Tanzania larang dukun

Orang-orang dengan albinisme
Keterangan gambar, Jumlah orang-orang dengan albinisme di Tanzania diperkirakan mencapai 33.000.

Pemerintah Tanzania mengumumkan pelarangan dukun sebagai bagian dari upaya untuk mengurangi jumlah serangan terhadap orang-orang dengan albinisme.

Menteri Dalam Negeri Mathias Chikawe mengatakan akan ada operasi nasional untuk "menangkap dan mengadili" dukun-dukun yang masih praktik.

Larangan ini disambut hangat oleh Organisasi Albinisme Tanzania (TAS).

"Jika kami dan pemerintah bekerja sama dan menunjukkan kekuatan, kita akan bisa mengatasi masalah ini," kata Ernest Njamakimaya, ketua TAS.

"Saya yakin kita bisa memberantas kasus ini untuk selamanya," imbuhnya.

Para pegiat di negara tersebut mengatakan lebih dari 70 warga albino <link type="page"><caption> tewas dibunuh dalam beberapa tahun belakangan</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2014/12/141209_albino_tanzania" platform="highweb"/></link>.

Jumlah orang-orang dengan albinisme di Tanzania diperkirakan mencapai 33.000 orang.

Wartawan BBC di negara itu mengatakan ramuan yang dibuat dari organ tubuh orang albino oleh para dukun diyakini mendatangkan keberuntungan dan kekayaan.

Larangan diterapkan setelah Perserikatan Bangsa-Bangsa belum lama ini mengutuk penculikan anak perempuan albino berusia empat tahun di kawasan Tanzania barat laut.