Polisi Australia tangkap tersangka teroris

Sumber gambar, AP
Polisi di Sydney, Australia menangkap dua orang dan mendakwa salah satu di antara mereka dengan kepemilikan dokumen yang dirancang untuk memfasilitasi serangan teroris.
Tersangka lainnya didakwa dengan melanggar perintah polisi.
Wakil Komisaris Polisi Australia Michael Phelan hari Rabu (24/12) mengatakan salah satu pria yang ditangkap memiliki dokumen yang menyebutkan target serangannya merupakan dari pihak pemerintah.
"Saya yakin kami telah menggagalkan aktivitas yang sudah mereka rencanakan," kata Phelan.
Penangkapan tersebut terkait serangkaian serangan September lalu, kata para pejabat.
Setelah serangan pada bulan September, polisi mengatakan mereka telah menggagalkan sebuah rencana untuk "melakukan tindakan kekerasan" di Australia, termasuk rencana untuk memenggal kepala seseorang.
Sebelumnya hari Selasa (23/12) <link type="page"><caption> Perdana Menteri Australia</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/12/141223_dunia_abbott_terorisme" platform="highweb"/></link> Tony Abbott mengatakan ada peningkatan 'percakapan tentang teror' sejak penyanderaan di sebuah kafe di Sydney pekan lalu.
Dalam <link type="page"><caption> penyanderaan</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/12/141216_penyerang_sidney" platform="highweb"/></link> di Sydney tersebut, seorang pria bersenjata bernama Man Haron Monis menyandera 17 orang di sebuah kafe di pusat kota Sydney.
Penyanderaan berakhir setelah 16 jam dan menewaskan dua sandera serta Monis.










