Lima militan Mesir tewas ditembak aparat keamanan

Tentara Mesir

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Tentara dan polisi Mesir menjadi sasaran militan di Semenanjung Sinai.

Aparat keamanan Mesir menewaskan lima militan dari sebuah kelompok yang bermarkas di Semenanjung Sinai.

Kelima korban merupakan anggota Ansar Beit al-Maqdis, yang memiliki kaitan dengan kelompok yang menamakan diri Negara Islam atau ISIS.

Mereka tewas saat tembak menembak dalam operasi penggrebekan, Minggu (21/12) malam, di sebuah pertanian di kawasan delta Sungai Nil.

"Terjadi tempat menembak yang menyebabkan tewasnya lima anggota sel teroris sementara seorang aparat polisi cedera," seperti tertulis dalam pernyataan Kementrian Dalam Negeri Mesir.

Sejumlah senjata disita, termasuk satu sabuk yang akan digunakan pembom bunuh diri dan sebuah mobil yang berisi bahan peledak.

Kelompok Ansar Beit al-Maqdis dilaporkan melakukan serangkaian serangan di Mesir dalam waktu satu setengah tahun belakangan, yang hingga saat ini sudah <link type="page"><caption> menewaskan sekitar 30 tentara maupun polisi di Semenanjung Sinai. </caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/09/140916_mesir_sinai" platform="highweb"/></link>

Semenanjung Sinai

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Serangan militan di Semenanjung Siani menewaskan sekitar 30 tentara dan polisi.

Presiden Mesir, Abdel-Fattah el-Sissi, sudah menyatakan keadaan darurat di kawasan Sinai utara.

Sebelumnya, kelompok militan itu menyatakan serangan mereka merupakan aksi balas dendam atas yang mereka sebut sebagai upaya pemerintah Mesir untuk membungkam para pendukung presiden Mesir terguling, Mohamed Morsi.

<link type="page"><caption> Selain menetapkan Ikhwanul Muslimin sebagai organisasi terlarang,</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/09/130923_mesir_ikhwanuldilarang" platform="highweb"/></link> sejumlah pendukung organisasi itu juga ditangkap, diadili, dan <link type="page"><caption> sebagian dijatuhi hukuman mati. </caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/12/141203_ikhwanul_vonis_mati" platform="highweb"/></link>

Beberapa wartawan, <link type="page"><caption> termasuk tiga wartawan TV Al-Jazeera,</caption><url href=", termasuk tiga wartawan TV Al-Jazeera, diadili" platform="highweb"/></link> maupun pegiat demokrasi yang dianggap menentang pemerintah juga ditangkap serta dijatuhi hukuman penjara.