Badai salju lanjutan akan landa AS utara

Sumber gambar, Reuters
Salju setebal satu meter diperkirakan masih akan mengganggu aktivitas warga di bagian utara New York. Sebelumnya,badai salju besar menewaskan sedikitnya tujuh orang <link type="page"><caption> pada Rabu (19/11) kemarin.</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/11/141119_new_york_badai" platform="highweb"/></link>
Sebagian Kota Buffalo sudah dilanda salju dengan ketebalan 1,5 meter.
Gubernur Negara Bagian New York, Andrew Cuomo, menyebut badai salju ini sebagai "peristiwa bersejarah" yang akan memecahkan rekor.
Suhu beku terus melanda di 50 negara bagian AS, termasuk Florida dan Hawaii, mengakibatkan gangguan transportasi yang parah.

Sumber gambar, AP

Sumber gambar, .
John Jiloty, seorang warga di wilayah dekat Buffalo, mengatakan kepada BBC bahwa beberapa orang telah terjebak dalam mobil selama satu setengah hari.
Warga dilaporkan terperangkap di rumah mereka dan mobil karena angin terlalu kuat dan jalan tertutup es. Hal ini juga menyebabkan kecelakaan jalan tol dan penutupan sekolah di beberapa bagian Amerika Serikat.
Guna menolong para warga, lebih dari 100 anggota Garda Nasional dikerahkan ke New York. Mereka akan membantu membersihkan jalan dan menyingkirkan kendaraan yang ditinggalkan.
Badan Cuaca Nasional mengatakan ketinggian salju di beberapa tempat bisa mencapai rekor baru, yaitu sekitar 1,9 meter.









