Klub-klub Liga Primer lebih banyak mainkan pemain asing

Pemain-pemain asing lebih banyak diturunkan ke lapangan ketimbang pemain-pemain Inggris dalam kancah Liga Primer, menurut kajian BBC Sport.
Sepanjang musim 2013/2014, pemain-pemain Inggris hanya bermain sebanyak 32,36% dari total waktu pertandingan.
Sedangkan pada musim ini, terhitung sampai 1 Oktober lalu, pemain-pemain Inggris bermain 36,08%.
Naiknya durasi permainan pesepakbola Inggris pada musim ini dikaitkan dengan kehadiran klub Burnley, yang baru promosi dari Divisi 1.
The Clarets--julukan Burnley--hanya memainkan satu pemain asing, yatu kiper Alex Cisak asal Polandia.
Temuan BBC Sport muncul enam bulan setelah Ketua Asosiasi Sepakbola (FA) Greg Dyke mengumumkan rencananya untuk memainkan lebih banyak pesepakbola Inggris di Liga Premier.
Menurut Dyke, hal ini mesti dilakoni agar Inggris bisa memenangi Piala Dunia 2022.
Untuk merealisasi usulan tersebut, mantan pemain Chelsea, Michael Woods, menyerukan pembuatan kuota pemain Inggris di setiap klub.
Namun, eks punggawa Leicester City dan Blackburn Rovers, Robbie Savage mengatakan pemain-pemain Inggris akan dimainkan jika mereka "cukup baik".
Sementara mantan pelatih timnas Inggris, Graham Taylor, mengatakan "masuknya pemain asing tidak bisa dihentikan".
Data dan fakta
- Arsenal, Chelsea, Manchester United, Tottenham, dan Manchester Citypaling banyak menggunakan pemain asing di Liga Primer.
- Pemain asal Argentina paling banyak berkiprah di Liga Primer, diikuti pemain asal Prancis dan Spanyol.
- Delapan besar klub pada musim 2013/2014 menggunakan 44 pemain baru musim ini, 33 di antara mereka pemain asing.
- Seperempat dari 373 pemain asing di Liga Primer bermain kurang dari 10 pertandingan musim lalu.
- Burnley paling banyak memakai jasa pemain Inggris dengan 13 pesepakbola. Adapun Chelsea, Stoke City, dan Manchester City paling sedikit (tiga pemain).
- Pada musim 2013/2014, hanya lima pemain Inggris yang bermain dalam 38 pertandingan.









