Peringatan Topan Haiyan dibatalkan

Topan Haiyan

Sumber gambar, Getty

Keterangan gambar, Serangan Topan Haiyan menyebabkan 7.000 orang tewas dan hilang serta jutaan orang mengungsi.

Sebuah acara pengumpulan dana untuk memperingati satu tahun Topan Haiyan di Filipina selatan dibatalkan setelah mendapat kecaman dari beberapa pihak.

Acara yang disebut oleh pihak pengelola sebagai 'pesta dansa' itu rencananya akan berlangsung Jumat 7 November di Tacloban, kawasan yang paling menderita akibat bencana itu.

Para pengritik antara lain mengatakan slogan acara -"Pesta seperti tidak pernah terjadi, ingatlah karena itu"- mengecillkan tragedi <link type="page"><caption> dengan korban lebih dari 7.000</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/11/131122_filipina_topan" platform="highweb"/></link><link type="page"><caption> orang tewas</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/11/131122_filipina_topan" platform="highweb"/></link> maupun hilang.

<link type="page"><caption> Topan yang melanda Filipina selatan</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/multimedia/2013/11/131112_galeri_topan_filipina" platform="highweb"/></link> tahun lalu itu juga menyebabkan jutaan orang terpaksa mengungsi dari rumahnya.

Salah seorang penyelenggara, Calai Cinco -yang merupakan korban yang selamat dari topan- mengatakan bahwa acara dimaksudkan untuk menghubungkan para korban yang selamat dan merayakan kehidupan sambil menghimpun dana untuk bea siswa sekolah.

"Hidup kita, seperti semua yang selama, berubah pada 8 November 2013," tulisnya dalam pernyataan pembatalan acara.

Pihak penyelenggaran juga meminta maaf karena kesalahpahaman atas makna dari peringatan itu.

Topan Haiyan

Sumber gambar, Getty

Keterangan gambar, Salah satu kawasan di Tacloban setelah dihantam Topan Haiyan.
Topan Haiyan

Sumber gambar, Getty

Keterangan gambar, Kawasan yang sama setahun setelah bencana.

Salah seorang pengguna Facebook menulis, "Apakah kamu tidak berpikir pesta itu tidak peka dalam mengenang kematian?"

Selain itu muncul kritik atas penjualan kaus yang bertuliskan 'Makan, Berdoa, Menjarah' yang antara lain merujuk pada <link type="page"><caption> penjarahan</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/11/131113_philippines_topan_makanan.shtml" platform="highweb"/></link><link type="page"><caption> setelah bencana melanda.</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/11/131113_philippines_topan_makanan.shtml" platform="highweb"/></link>

Namun kaus lain -dengan tulisan 'Bahkan topan terkuat tidak bisa mematahkan orang terkuat'- tetap akan dijual untuk menggalang dana.