Swedia resmi akui Palestina sebagai negara berdaulat

Sumber gambar, AP
Swedia hari ini (30/10) secara resmi mengakui Palestina sebagai negara berdaulat sehingga menjadikannya sebagai negara besar pertama di Eropa yang mengakui Palestina.
Kepastian itu disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Swedia Margot Wallstrom.
"Pengakuan hari ini merupakan sumbangan bagi masa depan lebih baik di kawasan yang telah lama diwarnai dengan kemacetan perundingan, kehancuran dan frustasi," kata Wallstrom.
"Sebagian kalangan mengatakan keputusan ini terlalu cepat. (Sebaliknya) saya takut langkah ini agak terlambat," tambah Menlu Swedia.
Sidang Umum PBB menyetujui pengakuan de facto negara Palestina pada 2012, tetapi Uni Eropa dan sebagian besar negara-negara anggota organisasi itu belum memberikan pengakuan.
Menteri Luar Negeri Swedia Wallstrom berharap langkah Swedia akan segera diikuti oleh negara-negara lain.
Ketika <link type="page"><caption> Swedia mengumumkan rencana akan mengakui Palestina</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/10/141003_swedia_akui_palestina" platform="highweb"/></link> sebagai negara berdaulat awal bulan ini, Amerika Serikat mengatakan keputusan Swedia terlalu dini.
Pengakuan tersebut menjadikan Swedia sebagai negara anggota lama Uni Eropa pertama yang mengakui Palestina. Negara maju lain di Eropa yang telah memberikan pengakuan adalah Islandia tetapi negara itu tidak masuk menjadi anggota Uni Eropa.
Sementara itu Presiden Palestina Mahmud Abbas menyambut baik keputusan Swedia yang resmi mengakui negaranya.









