Dakwaan upaya perkosaan, diplomat Malaysia hadir di pengadilan

pengadilan

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Muhammad Rizalman menggunakan kekebalan diplomatiknya dan kembali ke Malaysia.

Seorang diplomat Malaysia dihadirkan di pengadilan Selandia Baru dengan dakwaan upaya perkosaan.

Muhammad Rizalman bin Ismail - yang menimbulkan kemarahan karena menggunakan kekebalan diplomatiknya untuk menghindari dakwaan- ditahan di Welington lima bulan lalu.

Ia dituduh <link type="page"><caption> mencoba memperkosa</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/10/141024_diplomat_malaysia.shtml" platform="highweb"/></link> seorang perempuan muda namun menggunakan kekebalan diplomatiknya untuk meninggalkan Selandia Baru.

Kasus ini menimbulkan kemarahan besar di Selandia Baru saat terungkap dan Malaysia akhirnya berjanji untuk mengekstradisinya.

Rizalman adalah pejabat militer yunior di Kedutaan Besar Malaysia di Wellington.

Laporan media setempat menyebutkan Rizalman tinggal di Selandia Baru dengan istri dan anaknya kurang dari satu tahun sebelum ia ditahan dan meninggalkan Selandia Baru.

Kasus ini menyebabkan sengketa diplomatik antara Malaysia dan Selandia Baru.

Pejabat kedua belah pihak memberikan keterangan yang berbeda terkait mengapa Rizalman diizinkan meninggalkan Wellington.

Media independen Malaysia menuduh pemerintah berupaya melindungi pejabatnya sendiri yang berada selama lima bulan di negaranya sebelum diekstradisi.

Perempuan yang menuduh Rizalman, Tania Billingsley, 21 tahun telah mengungkapkan diri. Ia mengatakan marah atas cara penanganan kasus itu.