Diplomat Malaysia hadapi kasus percobaan pemerkosaan

Wellington
Keterangan gambar, Dugaan percobaan pemerkosaan oleh atase pertahanan Malaysia terjadi di Wellington.

Kementerian Luar Negeri Malaysia mengatakan mereka akan mengekstradisi diplomat mereka sendiri ke Selandia Baru.

Muhammad Rizalman bin Ismail akan diterbangkan ke negara tersebut hari Jumat (24/10) untuk menghadapi kasus dugaan serangan seksual.

Kantor berita AFP memberitakan dalam perjalanan ini Rizalman akan dikawal dua petugas kepolisian Selandia Baru dan dua polisi militer Malaysia.

"Pemerintah Malaysia berkeyakinan Rizalman akan mendapatkan proses hukum yang adil di Selandia Baru," demikian pernyataan yang dikeluarkan Kementerian Luar Negeri Malaysia.

Rizalman, yang bertugas sebagai atase militer, ditangkap Mei lalu setelah dituduh membuntuti dan mencoba memperkosa wanita berusia 21 tahun, Tanya Billingsley, di rumah Billingsley di Wellington.

Insiden ini terjadi pada 9 Mei dan polisi mendakwa Rizalman masuk ke rumah orang lain tanpa izin dan berniat memperkosa Billingsley.

Hukuman maksimal untuk dakwaan ini adalah penjara sepuluh tahun.

Rizalman diyakini memanfaatkan kekebalan diplomatiknya untuk meninggalkan Selandia dan pulang ke Malaysia, yang memicu kemarahan di kedua negara.

Juli silam, Perdana Menteri Selandia Baru John Key menyebut pemerintah di Kuala Lumpur menolak mengekstradiri diplomat tersebut, namun tuduhan ini dibantah Malaysia.