Anak 'jihad' Kosovo diselamatkan dari Suriah

erion

Sumber gambar, ap

Keterangan gambar, Pranvera Abazi mencium anaknya Erion Zena saat bertemu kembali di bandara Kosovo.

Seorang anak laki-laki berumur delapan tahun dari Kosovo bergabung kembali dengan ibunya setelah selama lima bulan di Suriah bersama ayahnya yang bertempur di negara itu.

Perdana Menteri <link type="page"><caption> Kosovo</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/09/140917_kosovo_daulah_islamiyah.shtml" platform="highweb"/></link> Hashim Thaci mengatakan badan intelijen negaranya menemukan dan menyelamatkan Erion Abazi dengan bantuan intelijen Turki.

Ini adalah operasi yang "rumit dan berbahaya" setelah dilakukannya analisis seksama, kata Thaci.

Sekitar 200 warga Kosovo diyakini bersama kelompok berhaluan Islam di Suriah dan Irak.

Ibu anak tersebut, Pranvera Zena, meminta bantuan masyarakat bagi pengembalian anak laki-lakinya yang diambil secara paksa darinya pada bulan Juni 2014.

Dia juga membuat akun Facebook dan muncul di Kosovo dan Albania.

Thaci tidak memberikan rincian operasi penyelamatan, yang didukungnya dan juga didukung Presiden Kosovo Atifete Jahjaga.

Saat Erion di Suriah, muncul foto dirinya di media sosial mengacungkan jari kelompok yang menamakan diri Negara Islam atau ISIS, di samping gambar dirinya bermain dengan anak-anak lain di dekat dengan bendera hitam milisi tersebut.