PBB: butuh tiga bulan kontrol penyebaran Ebola

Sumber gambar, Getty
Utusan khusus PBB untuk Ebola mengatakan dia berharap penyebaran virus dapat dikontrol dalam waktu tiga bulan.
David Nabarro kepada BBC mengatakan jumlah kasus Ebola meningkat, tetapi kesadaran masyarakat dapat mengatasi penyebaran virus.
Masyarakat semakin sadar bahwa mengisolasi mereka yang terinfeksi merupakan cara terbaik untuk mencegah transmisi virus, tambah dia.
Sampai saat ini, 8.300 orang telah terjangkit atau menjadi suspect kasus Ebola, dan setidaknya 4.033 tewas.
Sekitar 4.024, terjangkit di negara-negara Afrika seperti Guinea, Liberia dan Sierra Leone. Kasus penyebaran virus Ebola juga dilaporkan di Nigeria, Senegal, Spanyol dan AS.
Nabarro mengatakan bahwa jumlah kasus baru "cukup menakutkan", dengan jumlah penyebaran yang luas.
Awalnya, banyak komunitas Afrika Barat tidak mengetahui bahwa itu merupakan penyakit menular, kata dia.
"Saya pikir kami melihat keterlibatan masyarakat yang membuat saya yakin bahwa target untuk mengontrol penyebaran penyakit itu dalam tiga bulan dapat dipahami," kata dia.
"Dapat mengontrol maksud saya, jumlah kasus baru pada tiap pekan menyusut dibandingkan dengan minggu sebelumnya sampai pada titik tidak ada transmisi baru."
Virus Ebola menyebar melalui kontak langsung dengan cairan tubuh orang atau hewan yang terinfeksi.
Sementara itu, bandara JFK New York mulai memeriksa para penumpang dari Liberia Sierra Leone dan Guinea dari kemungkinan membawa virus Ebola, pada Sabtu (11/10), sebagai upaya untuk mencegah penyebaran.
Para penumpang dari negara-negara tersebut akan diperiksa suhu tubuhnya dan harus menjawab sejumlah pertanyaan. Pemeriksaan itu dilakukan setelah seseorang meninggal di Texas karena Ebola pada Rabu (15/10).









