Lima pemerkosa Afghan digantung

Satu dari lima orang korban saat sidang pengadilan perkosaan bergerombol itu.

Sumber gambar, epa

Keterangan gambar, Satu dari lima orang korban saat sidang pengadilan perkosaan bergerombol itu.

Hukuman gantung terhadap lima pria pelaku perkosaan bergerombol yang memicu kemarahan nasional di Afghanistan telah dilaksanakan.

Para pejabat mengatakan mereka dieksekusi di penjara Pul-e-Charkhi penjara di timur Kabul, bersama seorang pelaku kejahatan lain yang tak terkait.

Pihak berwenang mengabaikan permohonan pengampunan yang diajukan di menit-menit terakhir oleh lembaga-lembaga hak asasi.

Kekerasan terhadap perempuan di Afghanistan terjadi secara luas, namun para wartawan mengatakan kejahatan itu jarang menarik banyak perhatian seperti kasus ini.

Pemerkosaan itu terjadi bulan Agustus lalu di distrik Paghman dekat Kabul. Saat itu, <link type="page"><caption> para korban</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/09/140915_afghanistan_perkosaan" platform="highweb"/></link> baru pulang dari sebuah pesta pernikahan.

Banyak warga Afghanistan <link type="page"><caption> menuntut hukuman mati </caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/09/140907_afghanistan_pemerkosaan_vonis" platform="highweb"/></link>terhadap para pelaku. Mantan Presiden Hamid Karzai menandatangani surat pelaksanaan hukuman mati pada hari terakhirnya sebagai presiden.

Setiap sidang selalu dihadiri warga yang marah terhadap kasus itu.

Sumber gambar, EPA

Keterangan gambar, Setiap sidang selalu dihadiri warga yang marah terhadap kasus itu.

"Putusan pengadilan telah dilaksanakan dan semua terpidana telah diekesekusi - lima dari kasus Paghman, ditambah Habib Istalifi, yang memimpin sebuah geng penculikan terkenal," Kepala staf Jaksa Agung, Atta Mohammad Noori mengatakan kepada kantor berita AFP.