Militan Afghanistan ingin gabung DI

Commander Mirwais

Sumber gambar, bbc

Keterangan gambar, Komandan Mirwais mengatakan Muslim di seluruh dunia "haus akan adanya kekhalifahan Islam".

Para anggota kelompok militan Islamis di Afghanistan yang bersekutu dengan Taliban, mengatakan kepada BBC bahwa mereka tengah mempertimbangkan untuk bergabung dengan Daulah Islamiyah (DI) alias ISIS.

Komandan mereka mengatakan mereka masih akan terus melawan pemerintah Afghanistan, bahkan setelah pasukan NATO meninggalkan negara itu tahun 2014.

Komandan Mirwais mengatakan kepada BBC jika DI (ISIS) memang merupakan kekhalifahan Islam sejati maka mereka ingin bergabung dengannya.

Berita ini muncul di tengah-tengah perselisihan mengenai pemilihan presiden Afghanistan.

Pemilihan presiden yang diadakan bulan Juni itu masih terus dipersengketakan, dengan pemenang belum ditetapkan, sementara penghitungan ulang suara masih terus dilangsungkan.

Pejuang hebat

Kami tahu tentang DI (ISIS) dan kami memiliki hubungan dengan sejumlah anggotanya. Kami sedang menunggu untuk melihat apakah mereka memang memenuhi persyaratan sebagai kekhalifahan Islam, kata Komandan Mirwais.

"Jika mereka memang memenuhi syarat, kami yakin pemimpin kami akan mengumumkan kesetiaan kepada DI. Mereka memang pejuang hebat. Kami berdoa untuk mereka, dan jika kami tidak melihat masalah dalam cara operasi mereka, kami akan bergabung dengan mereka."

Ancaman ini sangat mengkhawatirkan. Jika Taliban memang akhirnya bergabung dengan DI/ISIS, hal ini akan memberi dimensi baru terhadap perlawanan bersenjata yang sekarang sedang berlangsung.