Puluhan ribu orang lanjutkan protes di Hong Kong

Sumber gambar, epa
Unjuk rasa di Hong Kong berlanjut setelah puluhan ribu orang tidak mengindahkan seruan untuk membongkar kemah mereka dan pulang.
Demonstrasi semakin berkembang setelah polisi berusaha membubarkan massa dengan menggunakan pemukul dan <link type="page"><caption> gas air mata Senin dini hari</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/09/140925_protes_hong_kong.shtml" platform="highweb"/></link>.
Polisi antihuru-hara kemudian menarik diri.
Demonstran prodemokrasi marah kepada Cina karena membatasi pilihan mereka untuk pemilihan pemimpin Hong Kong pada 2017.
Cina memperingatkan negara-negara lain agar tidak mendukung "unjuk rasa ilegal ini".
Para pengunjuk rasa -campuran antara mahasiswa dan anggota gerakan yang menamakan diri Duduki Pusat- ingin agar Beijing mencabut rencana untuk mengajukan calon bagi pemilihan umum pada 2017.
'Kekuatan minimum'
Mereka menginginkan pilihan bebas untuk para calon.
Pemerintah Inggris menyerukan agar hak untuk melakukan unjuk rasa dilindungi dan agar para demonstran mengangkat hak mereka berdasarkan hukum yang berlaku.
Puluhan demonstran ditahan Minggu malam setelah polisi melepaskan gas air mata ke arah massa.

Sumber gambar, BBC World Service
Cheung Tak-keung, wakil komisaris polisi, menekankan polisi menggunakan "kekuatan minimum."
Ia mengatakan 41 orang, termasuk 12 polisi, terluka sejak protes pecah.
Pemerintah Hong Kong mendesak agar pengunjuk rasa tetap tenang dan meninggalkan tempat dengan damai namun massa tetap berkemah di seputar kompleks gedung pemerintah pada Senin malam.









