Polisi Yaman melepas tembakan ke pengunjuk rasa

Sumber gambar, EPA
Laporan-laporan dari Yaman melaporkan polisi melepas tembakan dengan peluru tajam untuk membubarkan pengunjuk rasa di pinggiran ibukota Sanaa.
Sedikitnya seorang pengunjuk rasa Syiah tewas dalam insiden yang terjadi di dekat kantor pusat pemerintah, Selasa 9 September.
Ribuan orang dari Gerakan Houthi yang merupakan umat Syiah meningkatkan aksi unjuk rasa menuntut subsidi bahan bakar dan perwakilan yang lebih banyak di pemerintahan.
Mereka melakukan pawai ke pusat kota dari Lapangan Perubahan -yang menjadi pusat perlawanan tahun 2011 yang berhasil <link type="page"><caption> menjatuhkan Presiden Ali Abdullah Saleh</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2011/11/111124_salehresign.shtml" platform="highweb"/></link> yang sudah berkuasa sejak tahun 1978.
Para pemimpin Houthi mengatakan dua pengunjuk rasa tewas dan puluhan lainnya luka-luka dalam insiden kekerasan terbaru di Sanaa.
Bagaimanapun jumlah korban jiwa masih belum bisa dikukuhkan.

Sumber gambar, Reuters
Komandan pasukan khusus Yaman sudah dipecat Senin kemarin karena gagal membubarkan pengunjuk rasa, yang mendirikan perkemahan di pinggiran Sanaa.
Sementara itu pemerintah melanjutkan serangan udara atas lokasi kediaman para anggota Gerakan Houthi di Yaman utara.









