Tentara Israel yang 'hilang' dinyatakan tewas

Hadar Goldin, 23 tahun, dinyatakan tewas akibat pertempuran dengan kelompok Hamas.

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Hadar Goldin, 23 tahun, dinyatakan tewas akibat pertempuran dengan kelompok Hamas.

Militer Israel mengatakan, seorang tentara Israel yang semula dilaporkan hilang pada hari Jumat di Gaza dinyatakan telah tewas akibat pertempuran.

Hadar Goldin, yang berusia 23 tahun, semula <link type="page"><caption> diyakini diculik oleh kelompok Hamas</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/08/140801_gaza_perang.shtml" platform="highweb"/></link> yang mengakibatkan gencatan senjata diakhiri secara sepihak.

Namun dalam perkembangan terbaru, angkatan bersenjata Israel telah menetapkan bahwa Goldin telah tewas akibat pertempuran dengan kelompok Hamas.

Hamas sejak awal mengatakan, mereka <link type="page"><caption> tidak tahu keberadaan</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/08/140802_hamas_gaza.shtml" platform="highweb"/></link> tentara Israel tersebut.

Menteri Pertahanan Israel telah bertemu keluarga prajurit tersebut di kediamannya di kota Kfar Saba, Sabtu malam.

Ratusan orang yang bersimpati berkumpul di luar rumah keluarga Goldin ketika militer Israel mengumumkan bahwa pria 23 tahun itu tewas akibat pertempuran.

'Akan terus melawan'

Sejauh ini 66 orang warga Israel tewas akibat serangan roket dan pertempuran dengan sayap militer Hamas, dan dua diantaranya adalah anggota militer, termasuk Goldin.

Keluarga Hadar Goldin memberikan keterangan pers di kediaman mereka.

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Keluarga Hadar Goldin memberikan keterangan pers di kediaman mereka.

Adapun korban tewas di pihak warga Palestina mencapai 1.700 orang, kebanyakan warga sipil, semenjak konflik ini pecah lebih dari tiga minggu lalu.

Warga sipil Gaza mendatangi kembali rumahnya yang luluh-lantak akibat serangan Israel.

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Warga sipil Gaza mendatangi kembali rumahnya yang luluh-lantak akibat serangan Israel.
Tank-tank Israel yang siap memuntahkan pelurunya ke arah sasaran.

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Tank-tank Israel yang siap memuntahkan pelurunya ke arah sasaran.

Sementara, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan, dia bersumpah bahwa operasi militer di Gaza akan terus berlanjut hingga tercipta keamanan bagi warga Israel.

"Israel akan melakukan apa pun demi melindungi rakyatnya," katanya.

Juru bicara Hamas, Fawzi Barhoum menolak mengomentari pernyataan Netanyahu, namun dia mengatakan pihaknya "akan terus melawan sampai tujuan kami tercapai."