Israel dan Hamas kembali saling serang

Sumber gambar, AP
Israel melakukan serangan baru di Gaza dan militan Hamas juga menembakkan lebih banyak roket ke Israel selagi pencarian terhadap tentara Israel yang hilang berlanjut.
Pejabat resmi Palestina mengatakan 47 orang meninggal dalam semalam akibat aksi Israel. Sebanyak 40 rumah, tiga masjid, dan sebuah universitas hancur.
Serangan kebanyakan terjadi di Rafah, di mana tentara Israel bernama Hadar Goldin hilang.
Sementara itu, media Israel mengatakan rangkaian roket ditembakkan ke Israel pada Sabtu (02/08) pagi, termasuk ke kota berpenduduk padat Tel Aviv.
Sayap militer Hamas, Brigade Qassam, yang mengontrol Gaza mengklaim telah menembakan roket ke Tel Aviv.
Media milih pemerintah Mesir, Mena, melaporkan bahwa perbatasan Rafah dibuka kembali untuk alasan kemanusiaan dan membantu korban.
Hingga kini, konflik telah menewaskan setidaknya 1.600 warga Palestina dan 63 warga Israel. Seorang pekerja asal Thailand juga ikut menjadi korban.
Pada Jumat (01/08), <link type="page"><caption> gencatan senjata selama 72 jam</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/07/140731_gaza_gencatan_senjata.shtml" platform="highweb"/></link> telah disepakati dua belah pihak, namun langsung <link type="page"><caption> batal beberapa jam kemudian.</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/08/140801_gaza_gencatan_senjata.shtml" platform="highweb"/></link>
Hamas menuduh Israel melanggar gencatan senjata, tetapi Israel mengatakan mereka terpaksa melakukan agresi untuk merespon tembakan roket.
Brigade Qassam, sementara itu, menklaim tidak memiliki informasi apapun tentang <link type="page"><caption> nasib letnan Hadar Goldin, 23.</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/08/140802_hamas_gaza.shtml" platform="highweb"/></link>









