Tim ahli selediki pecahan pesawat MH17

Sumber gambar, EPA
Tiga tim ahli internasional telah tiba di lokasi puing-puing pesawat Malaysia Airlines yang ditembak jatuh pekan lalu di Ukraina timur.
Mereka tiba di lokasi kejadian setelah pasukan pemerintah Ukraina dan pasukan pemberontak setuju mentaati gencatan senjata, Selasa (22/07) di sekitar lokasi jatuhnya pesawat Malaysia Airlines dengan nomor penerbangan <link type="page"><caption> MH17</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/search/?q=mh17" platform="highweb"/></link>.
Seorang anggota team pemantau dari Organisasi Keamanan dan Kerjasama Eropa (OSCE), Michael Bociurkiw, mengatakan kepada BBC bahwa pecahan pecahan pesawat telah dipotong-potong, mungkin agar jenazah bisa diambil.
"Kami mendapati pecahan-pecahan besar dan saya melihat sayap ekor serta bagian belakang pesawat terlihat berbeda dengan apa yang pernah kami lihat pertama kali. Dengan kata lain puing-puing ini sudah dipotong," kata Bociurkiw.
Identifikasi jenazah
Ia menambahkan dua hari lalu tim penyelidik melihat bagian kokpit dan bagian belakang kelas bisnis dipotong dengan mesin gergaji oleh orang-orang berseragam.
Sementara itu kereta yang mengangkut jenazah dan kotak hitam pesawat telah tiba di<link type="page"><caption> Kharkiv</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/07/140722_mh17_keretajenazah_tiba.shtml" platform="highweb"/></link>, kota yang dikuasai oleh pemerintah Ukraina.
Perdana Menteri Belanda Mark Rutte mengatakan pesawat negara itu akan menerbangkan jenazah ke Belanda Rabu besok (23/07).
Di sana petugas akan secara resmi akan melakukan identifikasi sebelum jenazah diserahkan kepada keluarga.
Pesawat Malaysia Airlines MH17 ditembak jatuh di Ukraina timur hari Kamis (17/07) dalam penerbangan dari Amsterdam. Sebagian besar dari 298 penumpang dan awak pesawat tercatat sebagai warga negara Belanda.
Pemberontak Ukraina pro-Rusia dituduh menembak jatuh pesawat tetapi pemberontak menuding Ukraina berada di balik peristiwa itu.









