Bos mafia Meksiko ditangkap saat nonton bola

Meksiko

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Pemerintah Meksiko melancarkan perang melawan kelompok pengedar narkoba.

Tentara Meksiko mengatakan berhasil menangkap pemimpin kelompok mafia Tijuana yang pada suatu waktu amat berpengaruh, Luis Fernando Sanchez Arellano.

Dia ditangkap Senin (23/06) waktu setempat di sebuah rumah ketika sedang menyaksikan pertandingan <link type="page"><caption> Piala Dunia</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/topik/piala_dunia/" platform="highweb"/></link> antara Meksiko melawan Kamerun.

Pada masa 1990-an, kelompok ini menguasai sebagian besar peredaran obat bius dari kawasan Tijuana, Meksiko utara, ke Amerika Serikat.

Namun dalam beberapa tahun belakangan, kartel penyelundup obat bius ini semakin melemah karena pemimpinnya ditangkapi atau dibunuh.

Sanchez merupakan keponakan dari Arellano Felix yang mendirikan kartel Tijuana.

Pria yang diduga berusia 30-an tahun ini dikenal dengan panggilan 'insinyur' dan menjadi pimpinan kartel setelah mencapai kesepakan berdamai dengan bos mafia lainnya, Joaquin Guzman, yang sudah lebih dulu ditangkap pada Bulan Februari.

Pemerintah Meksiko -yang melancarkan perang melawan kelompok pengedar obat bius- sudah memberi tawaran hadiah US$2,3 juta untuk informasi yang bisa mengarah pada penangkapannya.

Bulan Maret, <link type="page"><caption> aparat keamaan Meksiko menembak mati Nazario Morena</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/03/140310_meksiko_mafia.shtml" platform="highweb"/></link> -yang dikenal sebagai El Mas Loco atau Yang Paling Gila- yang merupakan pemimpin kelompok mafia Knights Templar atau Kesatria Kuil.