Warga sipil Meksiko perangi kartel narkoba

Sumber gambar, AFP
Kelompok warga sipil yang memerangi narkoba di negara bagian Michoacan Meksiko telah memasuki daerah kekuasaan kartel narkoba Knights Templar.
Ratusan warga sipil, yang dilengkapi kendaraan bersenjata dan pasukan, tiba di Apatzingan pada Sabtu (08/02).
Mereka juga memblokir sejumlah jalan masuk ke kota yang terletak di bagian barat Meksiko.
Kartel menguasai perdagangan narkoba di wilayah tersebut, dan kerap melakukan pembunuhan dan penculikan serta memeras warga sipil.
Pemimpin kelompok warga sipil, yang telah bergabung dengan pasukan keamanan resmi, dan militer telah mencari pemimpin kartel narkoba dari rumah ke rumah.
Sejumlah orang telah ditahan, termasuk saudara laki-laki dari pemimpin teratas organisasi, menurut laporan media lokal.
Warga sipil "akan mengambil alih keamanan di Apatzingan", seperti disampaikan oleh wakil sekretaris pemerintahan Michoacan, Fernando Cano kepada kantor berita AFP.
Jaminan keselamatan
Pada awal Januari,<link type="page"><caption> "kelompok pertahanan diri"</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/01/140113_meksiko_mafia.shtml" platform="highweb"/></link> meluncurkan tindakna perlawanan terhadap geng <italic>Knights Templar</italic> dengan mengambil alih kekuasaan di Michoacan.

Sumber gambar, AFP
Kemudian 11 Januari lalu, mereka berupaya menguasai Apatzingan, basis kartel narkoba.
Geng Knights Templar menuduh kelompok warga sipil bersenjata mendukung kartel narkoba yang baru dari negara bagian Jalisco.
Organisasi ini bertikai untuk menguasai wilayah aktivitas kriminal. Tuduhan itu dibantah oleh warga sipil, dan menyatakan mereka tidak memiliki kaitan dengan kartel Generasi Baru.
Kelompok warga sipil mengatakan tindakan perlawanan dilakukan karena pemerintah tidak dapat menjamin keselamatan keluarga mereka.
Kekerasan yang disebabkan kartel narkoba di Meksiko telah terjadi selama enam tahun, dan tercatat lebih dari 70.000 orang tewas.
Kamis lalu, polisi menemukan sebuah kuburan massal dengan jumlah 20 jenazah di kota Tinguindin, Michoacan.









