Kapal pembawa TKI tenggelam lagi di Malaysia

kapal

Sumber gambar, ap

Keterangan gambar, Pencarian korban yang hilang dilanjutkan walau terhambat ombak tinggi.

Kapal kedua yang diyakini membawa pendatang gelap dari Indonesia kembali mengalami kecelakaan di lepas pantai Malaysia pada hari Kamis 19Juni dan puluhan penumpannya masih hilang.

Dalam kejadian terbaru ini sembilan orang hilang dan 18 berhasil diselamatkan sementara 25 lainnya menyelamatkan diri dan sedang dicari oleh pihak berwenang Malaysia karena diyakini merupakan pekerja pendatang gelap.

<link type="page"><caption> Sehari sebelumnya, Rabu (18/06), sepuluh orang tewas</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/berita_indonesia/2014/06/140619_kapal_malaysia_update.shtml" platform="highweb"/></link><link type="page"><caption> dan 25 lainnya</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/berita_indonesia/2014/06/140619_kapal_malaysia_update.shtml" platform="highweb"/></link> hilang ketika sebuah kapal yang terlalu banyak membawa muatan terbalik.

Semua penumpang selamat dari kapal pertama ditahan berdasarkan hukum imigrasi.

Kedua kapal membawa warga Indonesia yang dalam perjalanan pulang ke tempat asal mereka karena bulan puasa Ramadhan.

Pencarian dilanjutkan

Pejabat kelautan Malaysia, Mohammad Zuhri, mengatakan kapal kedua yang tenggelam Kamis pagi, terbalik di lepas pantai kota Sepang di luar kota ibukota Malaysia, Kuala Lumpur.

Kapal diyakini dalam perjalanan menuju Pulau Sumatra.

Pemerintah Malaysia mengatakan mereka sedang menyelidiki penyebab tenggelamnya kapal pertama sementara pencarian korban terus berlanjut.

Kapal kayu tersebut tenggelam sekitar tengah malam di lepas pantai Port Klang, dekat Banting di Selat Malaka.

Korban yang selamat mengatakan kapal bocor, yang kemungkinan berarti terkena sesuatu.

"Laut yang berombak tinggi membuat operasi penyelamatan sulit tetapi kami akan melanjutkannya," kata pejabat Badan Penegakan Maritim Malaysia, Mohamad Hambali Yaakup.