Video Elliot Rodger dicabut dari YouTube

Sumber gambar, Reuters
Situs berbagi video YouTube milik Google mencabut semua video yang diunggah Elliot Rodger, pria yang menewaskan enam pelajar di California, Amerika Serikat, pekan lalu.
Juru bicara YouTube mengatakan video-video itu melanggar ketentuan karena merupakan video yang mengancam kekerasan.
Video itu, tambahnya, dicabut setelah mendapat bendera peringatan.
<link type="page"><caption> Sebelum menikam tiga rekan satu flatnya dan menembak</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/05/140525_california.shtml" platform="highweb"/></link><link type="page"><caption> secara serampangan di jalanan</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/05/140525_california.shtml" platform="highweb"/></link>, Rodgers mengunggah video di YouTube yang mengungkapkan rencananya.
Dalam salah satu video yang direkam di dalam mobil BMW-nya, dia mengatakan, "Besok adalah hari pembalasan. Hari ketika saya akan melakukan balas dendam atas kemanusiaan, atas kalian semua."
Kasus video Rodger ini memicu pertanyaan apakah teknologi bisa digunakan untuk otomatis memberi bendera peringatan atas materi-materi internet yang mengganggu, untuk menghindari hal serupa di masa depan.
Identifikasi perilaku manusia?
Google -sama seperti perusahaan layanan berbagi materi lain- sudah mengembangkan metode yang canggih untuk mendeteksi dan menangani video-video terkait dengan hak cipta, seperti video musik.
Namun menerapkan teknik yang sama untuk perilaku manusia merupakan sebuah tantangan yang sulit dan rumit.
"Jika ada algoritma yang bisa mengidentifikasi seseorang yang tidak 'berfungsi' dengan baik, maka pertama kali hal tersebut akan menarik bagi masyarakat kesehatan mental," tutur psikolog Andrew Przybylsku dari Oxford Internet Institute.
Dia menambahkan dengan mencoba memonitor tindakan-tindakan dalam video itu akan menyebabkan banyak kekeliruan.
"Banyak anak-anak, dalam masa pengembangan identitas akan mengatakan hal-hal ekstrem yang tidak termasuk sebagai ancaman."









