Hari berduka dan renungan di Santa Barbara

Santa Barbara

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Elliot Rodger menembak mati enam orang di Santa Barbara sebelum bunuh diri.

Universitas California di Santa Barbara, USCB, akan menggelar hari berduka dan renungan untuk menghormati enam korban yang tewas dibunuh pekan lalu.

Semua kelas akan ditiadakan hari Selasa 26 Mei untuk upacara mengenang korban <link type="page"><caption> yang tewas ditikam dan ditembak oleh Elliot Rodger</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/05/140525_california.shtml" platform="highweb"/></link>, yang belakangan bunuh diri, Jumat (23/05).

"Hari Selasa kami akan mengenang dan menghormati korban dari peristiwa mengerikan itu dan bersatu sebagai komunitas akademis untuk merenung, berbicara satu sama lain, dan berpikir tentang masa depan," seperti tertulis dalam pernyataan universitas.

Polisi mengatakan Rodger -yang menderita gangguan jiwa- menikam tiga teman sekamarnya sebelum melepas tembakan serampangan ke arah para pejalan kaki.

Rodger sempat terlibat baku tembak dengan polisi dan ditemukan sudah dalam keadaan tewas di mobilnya dengan tembakan di bagian kepala.

Sementara itu Richard Martinez -orang tua salah satu korban, Christopher Michael-Martinez-menuding pemerintah bersalah atas kematian putra dan korban lainnya karena gagal mengendalikan kepemilikan senjata api setelah <link type="page"><caption> penembakan massal di Newtown,</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2012/12/121216_penembakan_connecticut_adam_lanza.shtml" platform="highweb"/></link><link type="page"><caption> Connecticut</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2012/12/121216_penembakan_connecticut_adam_lanza.shtml" platform="highweb"/></link>.

Saat itu, November 2012, Adam Lanza melepas tembakan membabi buta dan menewaskan 26 orang sebelum bunuh diri.

Santa Barbara

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Penembakan Santa Barbara mengangkat kembali perdebatan tentang senjata api di AS.

Peristiwa tersebut mengangkat perdebatan tentang senjata api namun Kongres <link type="page"><caption> Amerika Serikat</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/topik/amerika_serikat/" platform="highweb"/></link> gagal mengesahkan UU yang memperketat kepemilikan senjata api oleh warga sipil.

Martinez menegaskan bahwa penembakan massal akan berulang kembali sampai para politisi mengambil tindakan.

"Pesan seperti apa yang disampaikan ke seluruh dunia ketika kita memiliki sekelompok orang idiot di pemerintahan," tegas Martinez dalam wawancara dengan Stasiun TV, CNN.