Militer Nigeria tahu lokasi ratusan siswi yang diculik

Sumber gambar, REUTERS
Militer Nigeria mengatakan mereka tahu keberadaan ratusan anak perempuan yang diculik oleh Boko Haram, tetapi mereka tidak akan mencoba untuk melakukan penyelamatan.
Kepala staf pertahanan Nigeria Alex Badeh mengatakan ini adalah "kabar baik bagi para orang tua" meskipun militer mengakui tidak ingin mengambil risiko untuk "pergi ke sana dengan pasukan".
Lebih dari 200 anak perempuan diculik oleh Boko Haram dari sekolah mereka di Nigeria utara pada April.
Alex Badeh mengatakan dia tidak bisa mengungkap di mana lokasinya. "Kita tidak bisa mambunuh anak-anak dengan alasan ingin mendapatkan mereka kembali."
Pernyataan ini dilontarkan untuk menjawab demonstrasi di depan Kementerian Pertahanan di Abuja yang <link type="page"><caption> memprotes respon pemerintah.</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/05/140522_nigeria_guru_protes_penculikan.shtml" platform="highweb"/></link>
"Tidak ada orang yang sepatutnya datang dan mengatakan militer Nigeria tidak tahu apa yang mereka lakulan," tambahnya. "Kami tahu apa yang kami lakukan."
"Presiden solid berada di belakang kami. presiden mendukung kami untuk melakukannya."
Sebelumnya, BBC mempelajari bahwa kesepakatan antar pemerintah dan Boko Haram <link type="page"><caption> hampir terwujud</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/05/140526_bokoharam_penculikan.shtml" platform="highweb"/></link> tetapi segera dibatalkan oleh pemerintah.
Wartawan BBC Will Ross di Abuja mengatakan pihak penengah telah berbicara dengan para pimpinan kelompok Islam ini dan berkunjung ke tempat penahanan anak-anak perempuan.
Dia mengatakan kesepakatan yang ingin dilakukan adalah menukar 50 anak perempuan dengan 100 tawanan Boko Haram.
Tetapi pemerintah membatalkan kesepakatan itu setelah Presiden Goodluck Jonathan menghadiri konferensi tentang krisis di Paris.









