Polisi Venezuela tangkap 80 pengunjuk rasa

Caracas

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Penangkapan dilakukan setelah bentrokan antara sekelompok pengunjuk rasa dan aparat keamanan.

Sedikitnya 80 pengunjuk rasa ditangkap polisi di ibukota Venezuela, Karakas, saat menuntut pemmebasan orang-orang yang ditangkap dalam protes antipemerintah baru-baru ini.

Ratusan pengunjuk rasa, yang sebagian besar pelajar, melakukan pawai secara damai di jalan-jalan Karakas.

Namun aparat keamanan kemudian bentrok dengan sekelompok pengunjuk rasa yang melempari batu dan ingin mendirikan penghalang di jalan.

Polisi kemudian menanggapi dengan melepas tembakan gas air mata dan menangkapi para pemrotes.

Pekan lalu, lebih dari 200 orang ditangkap dalam penggrebekan atas kamp pengunjuk rasa di Caracas walau sebagian sudah dibebaskan.

Para pegiat mengatakan aksi penangkapan membuat banyak orang tidak mau lagi ikut dalam aksi protes.

"Semakin sedikit orang yang mau mengikuti seruan untuk unjuk rasa. Intimidasi telah berhasil," tegas seorang yang tidak mau disebutkan namnya yang mengikuti pawai Rabu 14 Mei waktu setempat kepada kantor berita AFP.

Caracas

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Penangkapan atas pengunjuk rasa dilihat sebagai intimidasi aparat keamanan.

Lebih dari 40 orang tewas, ratusan terluka, dan puluhan orang ditangkap dalam aksi unjuk rasa antipemerintah yang berlangsung selama tiga bulan belakangan di beberapa tempat di Venezuela.

Para warga Venezuela turun ke jalan untuk memprotes inflasi yang meroket dan kekurangan bahan kebutuhan dasar serta kriminalitas yang meningkat.