Venezuela akhirnya mengusir wartawan CNN

Sumber gambar, AFP
Venezuela mencabut izin liputan wartawan stasiun televisi CNN yang ditugaskan di ibukota Caracas, Osmary Hernandez, demikian stasiun televisi itu menyatakan.
Dua pewarta CNN lainnya yang dikirim ke sana untuk meliput jalannya krisis politik setempat juga dibatalkan izin kerjanya.
Presiden Nicolas Maduro telah menyatakan <link type="page"><caption> akan mengusir CNN</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/02/140221_venezuela_cnn.shtml" platform="highweb"/></link> kecuali kalau televisi itu mau "meralat" pemberitaannya tentang sejumlah aksi protes kelompok oposisi baru-baru ini.
Delapan orang tewas dalam serangkaian aksi demonstrasi yang mulai bulan ini, demikian pernyataan resmi pemerintah.
Pimpinan kubu oposisi Leopoldo Lopez, ditahan Selasa (18/02) saat sedang menggelar aksi protes di Caracas.
Menurut pemerintah Lopez menghasut massa sehingga terjadi rusuh dan merencanakan kudeta sayap kanan.
Presiden Maduro yang menyenggarakan konferensi pers Jumat (21/02) mengundang Presiden Obama untuk berunding.
"Terima tantangan ini dan kita mulai dialog tingkat tinggi dan meletakkan kejujuran di meja," serunya.
Menurut Maduro sektor konservatif di AS, termasuk media massanya, mendukung plot pelengseran dirinya.

Sumber gambar, Reuters

Sumber gambar, AP
Venezuela juga <link type="page"><caption> mengusir tiga diplomat AS</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/10/130930_venezuela_diplomat_as.shtml" platform="highweb"/></link> hari Minggu (16/02) setelah mereka dituding bertemu dengan kelompok yang disangka melakukan aksi kekerasan dari kubu oposisi.









