Kasus virus Mers pertama di AS

mers

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Kasus Mers terbanyak terjadi di Arab Saudi

Pejabat Kesehatan AS pada hari Jumat (02/05) mengkonfirmasi kasus pertama warga AS yang terinfeksi virus misterius Mers yang telah menjangkiti ratusan orang di Timur Tengah.

Pasien itu adalah seorang pria yang jatuh sakit setelah terbang ke AS dari <link type="page"><caption> Arab Saudi</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/04/140427_mers_saudi_korban.shtml" platform="highweb"/></link> pekan lalu. Ia adalah seorang petugas kesehatan.

Ia dirawat di rumah sakit dan berada dalam kondisi baik di Indiana setelah terjangkit virus Sindrom Pernafasan Timur Tengah itu, menurut pusat pengendalian penyakit menular di Indiana.

"Kasus ini tidak berarti bahwa epidemi akan segera terjadi," kata Dr Thomas Briese dari Pusat Infeksi dan Kekebalan Columbia University.

Arab Saudi menjadi pusat berjangkitnya wabah Mers yang dimulai sejak dua tahun lali.

Virus ini menyebar di kalangan pekerja kesehatan, di sedikitnya empat fasilitas.

Sebanyak 400 orang telah terserang virus ini dan lebih dari 100 orang meninggal dunia termasuk <link type="page"><caption> seorang warga Indonesia. </caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/berita_indonesia/2014/04/140429_indonesia_mers_meninggal.shtml" platform="highweb"/></link>

Semua kasus Mers terkait dengan kawasan Timur Tengah atau orang yang bepergian ke sana.