Uruguay menerima tahanan Guantanamo

Mujica

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Mujica mengatakan ia berpegang pada hak asasi manusia

Presiden Jose Mujica di Uruguay mengatakan negaranya akan mengambil lima tahanan dari penjara Teluk Guantanamo di Kuba.

Mujica mengatakan ia menyetujui permohonan Presiden Barack Obama untuk menampung beberapa tawanan yang tersisa di kamp militer AS itu.

Ia menambahkan bahwa kelima tahanan itu dapat "bekerja dan tinggal dengan keluarga mereka di Uruguay."

Presiden Obama telah berjanji untuk <link type="page"><caption> membebaskan semua tahanan</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/04/130430_guantanamo_ditutup.shtml" platform="highweb"/></link> dan menutup kamp tersebut.

Ada 154 tahanan yang masih berada di Guantanamo, sebagian besar dari Yaman.

"Presiden AS ingin menyelesaikan masalah ini jadi ia meminta beberapa negara untuk mengadopsi mereka dan saya mengatakan kepadanya bahwa saya bersedia," kata Mujica kepada media.

guantanamo

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Obama berjanji akan menutup penjara Guantanamo

'Hak asasi manusia'

"Mereka dipersilakan untuk datang ke sini."

Kedutaan Besar AS di ibukota Uruguay Montevideo mengatakan Washington "mendekati beberapa negara di kawasan itu" dan menghubungi Mujica karena "kepemimpinannya" di Amerika Latin.

Seorang mantan anggota gerilya, presiden Uruguay pernah dipenjara selama 15 tahun selama pemerintahan militer di 1970-an dan 80-an di negara Amerika Selatan itu.

Ia mengatakan menyetujui permohonan AS "atas dasar hak asasi manusia."

Obama mengatakan penjara Guantanamo merusak citra Amerika di mata dunia.