Dua ledakan di kawasan pengunjuk rasa Thailand

Sumber gambar, Reuters
Sedikitnya 28 orang cedera akibat dua ledakan di kawasan yang dikuasai pengunjuk rasa antipemerintah di ibukota Thailand, Bangkok.
Masih belum jelas penyebab ledakan di Monumen Kemenangan walau penyelidkan awal menyebutkan kemungkinan disebabkan oleh granat.
Para saksi mata mengatakan ledakan pertama dan kedua berselang sekitar dua menit di dua tempat yang terpisah sekitar 100 meter.
Ledakan pertama dilaporkan di dekat panggung yang didirikan pengunjuk rasa, sedang yang kedua meledak di dekat penjual kaus.
Hari Jumat (17/01) <link type="page"><caption> sebuah granat yang dilemparkan</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/01/140117_thailand_serangan_yingluck_shinawatra.shtml" platform="highweb"/></link><link type="page"><caption> ke arak-arakan pengunjuk rasa</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/01/140117_thailand_serangan_yingluck_shinawatra.shtml" platform="highweb"/></link> menewaskan satu orang dan melukai belasan lainnya.
Kelompok pengunjuk rasa menutup beberapa jalan utama di Bangkok sejak Senin pekan lalu untuk mendesak mundurnya Perdana Menteri Yingluck Shinawatra.

Sumber gambar, Reuters
Namun Yingluck - yang dituduh oposisi dikendalikan oleh abangnya, mantan perdana menteri Thaksin Shinawatra yang digulingkan militer - menolak untuk mundur.
Dia juga menegaskan <link type="page"><caption> pemilihan umum dini akan </caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/01/140115_thailand_protes.shtml" platform="highweb"/></link><link type="page"><caption> tetap diselenggarakan pada 2 Februari</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/01/140115_thailand_protes.shtml" platform="highweb"/></link> walau diboikot oleh partai oposisi utama.









