Usulan pertemuan Yingluck dengan oposisi

Perdana Menteri Thailand, Yingluck Shinawatra, mengusulkan pertemuan dengan lawan-lawannya untuk membahas penundaan pemilihan umum bulan depan.
<link type="page"><caption> Puluhan ribu pengunjuk rasa turun ke jalan</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/01/140113_thailand_protes.shtml" platform="highweb"/></link> menyebabkan sebagian besar kawasan pusat ibukota Bangkok lumpuh dengan menutup sejumlah persimpangan jalan yang sibuk.
Pemerintah sudah mengerahkan 18.000 aparat untuk mengamankan situasi.
Mereka menuduh pemerintahan Yingluck dikendalikan oleh abangnya, mantan Perdana Menteri Thaksin Shinawatra, yang digulingkan militer <link type="page"><caption> Thailand</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/topik/thailand/" platform="highweb"/></link> pada tahun 2006 dan saat ini mengasingkan diri di luar negeri.
Wartawan BBC di Bangkok, Jonathan Head, melaporkan tawaran Yingluck kemungkinan tidak akan memuaskan para pengunjuk rasa, yang menginginkan pembentukan dewan rakyat untuk menjalankan pemerintahan dan menempuh perubahan politik sebelum pemilihan umum.
Partai yang mendukung Thaksin meraih dukungan kuat di kawasan pedesaan dan meraih kemenangan dalam empat pemilihan terakhir.
Namun pengunjuk rasa menuduh pendekatan populis dari partai yang memiliki kaitan Thaksin telah menyebabkan demokrasi yang cacat.

Partai oposisi utama sudah menyatakan akan memboikot pemilihan umum dini pada 2 Februari.
Sedikitnya delapan orang tewas sejak aksi protes antipemerintah dimulai akhir tahun lalu.









