Dennis Rodman minta maaf soal tahanan Korea Utara

Mantan pemain bola basket Amerika Serikat Dennis Rodman meminta maaf atas pernyataannya mengenai Kenneth Bae, misionaris Amerika Serikat yang dipenjarakan di Korea Utara.
Rodman meminta maaf setelah mengatakan Bae, warga Amerika Serikat ditahan Korea Utara <link type="page"><caption> karena kesalahannya sendiri</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/01/140108_korea_rodman.shtml" platform="highweb"/></link>.
Komentar itu dikeluarkan Rodman ketika menjawab wawancara televisi apakah ia akan mengangkat masalah Bae.
Kini Rodman meminta maaf atas pernyataannya.
"Saya mengalami hari yang sangat menegangkan. Sebagian teman saya pulang karena mendapat tekanan dari keluarga dan rekan bisnis," kata mantan bintang basket itu.
Ia berada di Korea Utara bersama para mantan pemain basket Amerika untuk mengadakan pertandingan eksibisi dalam rangka ulang tahun pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un.
Pada hari ulang tahun kemarin, tim Rodman bermain melawan tim Korea Utara dan <link type="page"><caption> menyanyikan lagu selamat ulang</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/multimedia/2014/01/140108_galeri_rodman.shtml" platform="highweb"/></link><link type="page"><caption> tahun untuk Kim Jong-un.</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/multimedia/2014/01/140108_galeri_rodman.shtml" platform="highweb"/></link>
"Mimpi saya melakukan diplomasi bola basket dengan cepat runtuh. Saya banyak minum. Itu bukan alasan tetapi ketika wawancara saya marah," tutur Rodman.
Rodman menjadi teman dekat Kim Jong-un dan menyebut kunjungannya ke Korea Utara sebagai diplomasi bola basket.
Akan tetapi sejumlah pejabat Amerika Serikat mengecam tindakan Rodman karena dinilai mengabaikan catatan hak asasi manusia Korea Utara.









