Cina selidiki kematian bayi akibat vaksin

Para ahli kesehatan Cina menyelidiki kematian sejumlah bayi yang telah mendapat vaksinasi Hepatitis B dalam program imunisasi pemerintah, lapor kantor berita Xinhua.
Kantor berita pemerintah itu mengatakan tim penyelidik dikirim ke Biokangtai, perusahaan farmasi yang memproduksi vaksin Hepatitis B di kota Shenzhen.
Di antara tugas tim adalah menyelidiki kemungkinan kematian delapan bayi selama beberapa minggu terakhir terkait dengan vaksin yang diberikan dalam program pemerintah.
Bayi-bayi tersebut meninggal dunia tidak lama setelah mendapat vaksinasi.
Salah seorang bayi meninggal dunia kemarin (23/12) di rumah sakit kota Meishan setelah diberi vaksin Hepatitis B sehari sebelumnya.
Awal bulan ini Biokangtai mengeluarkan pernyataan berisi penegasan bahwa perusahaan yakin akan keamanan produk-produknya. Biokangtai juga menegaskan kematian bayi mungkin disebabkan oleh penyakit-penyakit yang diderita bayi dan secara kebetulan menunjukkan gejala-gejala setelah vaksinasi.
Menyusul kematian bayi-bayi ini, pihak berwenang langsung mengeluarkan perintah penghentian penggunaan vaksin produksi Biokangtai.
Delapan bayi meninggal dunia sejak November menyusul vaksinasi Hepatitis B, termasuk empat orang bayi di Provinsi Guangdong, dua di Provinsi Hunan dan dua di Provinsi Sichuan.









