Seruan agar siswa mendapat vaksin antikanker

Virus HPV
Keterangan gambar, Virus HPV terkait dengan sejumlah jenis kanker termasuk mulut dan tenggorokan.

Para siswa harus mendapatkan vaksinasi HVP untuk melindungi mereka dari sejumlah jenis kanker, menurut badan kesehatan publik dan seksual Inggris.

Human papillomavirus (HPV) dikaitkan dengan sejumlah<link type="page"><caption> jenis kanker</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2013/09/130913_iptek_nuklirkanker.shtml" platform="highweb"/></link> dan vaksin ini telah diberikan kepada para siswi di Inggris untuk mencegah kanker leher rahim.

Badan kesehatan masyarakat dan Asosiasi Kesehatan Seksual dan HIV Inggris mengatakan para siswa juga harus divaksinasi.

Tetapi departemen kesehatan mengatakan tidak ada rencana sejauh ini.

Penularan HPV terkait dengan kanker penis, vagina, anus, mulut dan tenggorokan tertular melalui hubungan seksual.

Di Inggris, para siswi berusia 12-13 tahun ditawarkan untuk mendapatkan vaksin HPV.

Pendidikan seks di sekolah

Australia adalah satu-satunya negara yang secara rutin menawarkan vaksinasi untuk siswa dan siswi.

Profesor John Ashton, kepala badan kesehatan publik, mengatakan kepada BBC, "Tampaknya seks oral biasa terjadi di kalangan muda dan kemungkinan akan ada kenaikan dalam kanker mulut."

"Kita perlu membicarakan seks oral sebagai bagian dari pendidikan seks di sekolah-sekolah dan mengkaji kemungkinan memperluas vaksin ke semua pria," kata Ashton.

Ia mengatakan mengurangi risiko kanker akan menguntungkan bagi semua pria namun kasus terbanyak adalah pada pria homoseksual.

Namun para pejabat di Departemen Kesehatan mengatakan, "Vaksinasi bagi siswa tidak direkomendasikan oleh Komisi Bersama untuk Vaksinasi dan Imunisasi, karena begitu vaksin siswi sudah mencapai 80%, tidak ada gunanya memberi vaksin kepada para siswa untuk mencegah kanker leher rahim kepada siswi."