Biro penyelidik Thailand dikepung demontran

Protes di Thailand
Keterangan gambar, Pengunjuk rasa mengatakan mereka ingin menutup berbagai kementerian.

Demonstran antipemerintah menyebabkan kantor badan penyelidik Thailand terpaksa dievakuasi di hari keempat unjuk rasa.

Pengunjuk rasa yang menuntut Perdana Menteri Yingluck Shinawatra mundur pawai menuju kantor-kantor pemerintah di luar ibukota Bangkok.

Pemimpin demonstran mengatakan mereka berupaya <link type="page"><caption> menutup berbagai kementerian</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/11/131126_thailand_protesters.shtml" platform="highweb"/></link> agar aktivitas terganggu.

Mereka menuduh pemerintah dikontrol oleh kakak perdana menteri, Thaksin Shinawatra.

Unjuk rasa itu dipimpin oleh mantan anggota parlemen dari partai oposisi Demokrat, Suthep Thaugsuban.

Polisi telah mengeluarkan surat penahanan untuk menangkap Thaugsuban.

Tidak akan gunakan kekerasan

Para pengunjuk rasa mulai beraksi hari Minggu lalu dan sejauh ini berhasil menduduki antara lain Kementerian Keuangan, Luar Negeri, dan Dalam Negeri.

Pengunjuk rasa
Keterangan gambar, Demonstran di Kementerian Keuangan hari Senin (25/11).

"Biarkan massa pergi ke setiap kementerian sehingga pegawai negeri tidak lagi melayani rezim Thaksin," kata Thaugsuban seperti dikutip kantor berita Associated Press.

Ratusan pengunjuk rasa mengepung biro penyelidik Thailand, yang dituduh melakukan penyelidikan yang berpihak kepada pemerintah, kata wartawan BBC di Bangkok, Jonathan Head.

Demonstran
Keterangan gambar, Demontran di depan markas militer Senin (25/11).

Perdana Menteri Yingluck Shinawatra -yang mencabut hak khusus bagi pejabat untuk menerapkan jam malam- mengatakan pemerintah tidak akan menggunakan kekerasan terhadap demonstran.

"Ini bukan rezim Thaksin, ini adalah pemerintahan yang terpilih secara demokratis," kata Yingluck di luar gedung parlemen.