AS, Rusia sepakat dihancurkannya senjata kimia Suriah

Suriah harus mengizinkan para pengawas memeriksa semua senjata kimia sebelum dihancurkan total, demikian kesepakatan Amerika Serikat dan Rusia.
Menteri Luar Negeri Amerika John Kerry menetapkan kerangka enam poin berisi ketetapan bahwa Suriah harus menyerahkan semua daftar senjata kimia dalam waktu satu jam.
Ia mengatakan kesepakatan itu akan diterapkan melalui Resolusi PBB yang akan disertai oleh ancaman sanksi atau kekerasan bila tidak dipatuhi.
Amerika mengatakan rezim Suriah menewaskan ratusan orang melalui serangan gas bulan lalu.
Kerry mengatakan AS dan Rusia sepakat untuk menghancurkan semua senjata kimia itu dengan segera dan seaman mungkin.
Dihancurkan total pada 2014
Sementara itu Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan kesepakatan itu diraih melalui kompromi dan profesionalisme.
Ia menambahkan kesepakatan itu tidak menyinggung tentang kemungkinan penggunaan kekerasan.
<link type="page"><caption> Pertemuan Kerry dan Lavrov di Jenewa</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/09/130913_usrusia_talk_chemicalse.shtml" platform="highweb"/></link>, Swiss itu juga dihadiri utusan PBB Lakhdar Brahimi.
Lavrov mengatakan badan senjata kimia PBB harus bertemu terlebih dahulu dan menyepakati usulan Amerika-Rusia itu sebelum menetapkan jadwal.
Sementara Kerry mengatakan tujuan kesepakatan itu adalah menyelesaikan penghancuran semua senjata kimia Suriah pada pertengahan tahun 2014.
Kerry juga mengatakan para pengawas harus berada di Suriah pada bulan November mendatang.









