Proses perdamaian Palestina-Israel diupayakan

John Kerry
Keterangan gambar, Kunjungan John Kerry ke Timur Tengah merupakan yang keempat sejak menjabat Februari lalu.

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry menggelar pertemuan hari kedua dengan para pemimpin Israel dan Palestina sebagai upaya menghidupkan kembali proses perdamaian.

Hari ini (24/05) mereka dijadwalkan melanjutkan pembicaraan mengenai berbagai masalah. Kemarin John Kerry mengadakan pertemuan terpisah dengan pemimpin Israel dan pemimpin Palestina.

Kerry mengakui muncul perasaan skeptis bahwa kedua pihak bersedia melanjutkan perundingan damai, tetapi ia menyatakan kemajuan harus tetap diupayakan.

Israel dan Palestina selama ini belum pernah mencapai titik temu tentang pembangunan <link type="page"><caption> permukiman Israel di Tepi Barat</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/05/130516_permukiman_israel.shtml" platform="highweb"/></link>.

Palestina berpegang teguh pada tuntutannya bahwa seluruh kegiatan pembangunan permukiman di wilayah yang diduduki Israel harus dihentikan sebelum kembali ke meja perundingan.

Inggris mendukung

Israel menegaskan tidak akan menerima syarat-syarat perundingan. Perundingan di Jerusalem dan Tepi Barat ini bertepatan dengan kunjungan Menteri Luar Negeri Inggris William Hague.

Dalam pertemuan dengan Presiden Israel Shimon Peres di Jerusalem pada Jumat (24/05), Hague mengatakan Inggris mendukung usaha-usaha John Kerry.

"Dengan mempertimbangkan situasi terkait program nuklir Iran dan kondisi tragis di Suriah, dengan mendukung upaya Menlu Kerry kita berharap bisa membantu membuat keputusan untuk mewujudkan perdamaian permanen," kata William Hague.

Menlu AS John Kerry telah berkunjung sebanyak empat kali sejak memangku jabatan empat bulan lalu.