Polisi tingkatkan keamanan di Bangladesh

polisi_bangladesh
Keterangan gambar, Polisi Bangladesh mengatakan tidak akan memberikan toleransi terhadap aksi protes yang berujung kekerasan.

Bangladesh meningkatkan keamanannya menghadapi aksi protes hari kedua yang dilakukan oleh pendukung pemimpin Partai Islam Jamaat-e-Islami, Delwar Hossain Sayeedi.

Protes pendukung Sayeedi ini dilakukan untuk menolak vonis hukuman mati yang dikeluarkan oleh pengadilan Bangladesh pada hari Kamis (28/02) lalu.

Sayeedi oleh pengadilan Bangladesh dinyatakan bersalah karena terlibat dalam pembunuhan, pemerkosaan dan penyiksaan selama perang kemerdekaan pada tahun 1971 lalu.

Keputusan pengadilan ini sempat memicu aksi unjuk rasa besar dan mengakibatkan sedikitnya 45 orang tewas.

Kelompok Islam di negara itu mengatakan pengadilan terhadap Sayeedi didasari atas kepentingan politik pemerintah.

Namun tudingan tersebut dibantah oleh pemerintah Bangladesh.

Stabilitas politik

Sejumlah media di Bangladesh melaporkan aktivis dari Jamaat-e-Islami melakukan serangan terhadap pos penjagaan polisi di wilayah Bogra pada hari Minggu (03/03).

Kepala Polisi Shahjahanpur kepada kantor berita AFP mengatakan akibat serangan tersebut setidaknya ada empat orang yang tewas.

Dia mengatakan pasukan telah dikerahkan untuk memperkuat penjagaan di wilayah tersebut.

Wartawan BBC, Anbarasan Ethirajan yang berada di Chittagong mengatakan pihak keamanan tidak memberikan toleransi terhadap aksi kekerasan sejak vonis mati tehadap Sayeedi di keluarkan.

Polisi dilaporkan terus melakukan pertempuran dengan pendukung Partai Islam Jamaat-e-Islami di sejumlah wilayah negara itu.

Tiga orang dilaporkan tewas di Chittagong pada hari Sabtu (02/03) kemarin dan kelompok Jamaat-e-Islami menuding polisi melakukan penembakan tanpa peringatan.

Pemerintah Bangladesh menolak kritik tersebut dan mengatakan mereka akan menindak setiap aksi kekerasan terhadap warga sipil dan anggota polisi.

Anbarasan juga mengatakan dengan ancaman protes yang dikeluarkan oleh Jamaat-e-Islami ada kekhwatiran ini akan mempengaruhi stabilitas politik negara tersebut.