Bentrokan terkait 'bloger ateis' di Bangladesh

Polisi Bangladesh mengatakan paling tidak empat pengunjuk rasa tewas dalam bentrokan dengan kelompok Islamis yang menuntut eksekusi bloger yang dituduh menghujat agama.
Di ibukota Dhaka, ribuan demonstran dari Aliansi kelompok Islamis bentrok dengan polisi dan menyebabkan sekitar 100 orang terluka.
Polisi menggunakan peluru karet dan gas air mata untuk membubarkan pengunjuk rasa di depan masjid nasional.
Sebagian demonstran melempar batu dan merusak gedung-gedung.
Bentrokan serupa juga terjadi di tempat lain, termasuk kota pelabuhan Chittagong.
Minggu lalu, seorang bloger, Ahmed Rajib Haider dibunuh di dekat rumahnya di Dhaka.
Sejak itu, serangkaian penerbitan blog yang digambarkan anti-Islam beredar walaupun tidak jelas siapa yang menulis.
Protes itu diserukan oleh <link type="page"> <caption> 12 partai Islam</caption> <url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/02/130205_bangladesh_islam_perang.shtml" platform="highweb"/> </link> setelah sembayang Jumat.
Mereka menuntut hukuman mati terhadap para penulis blog yang menurut mereka menghujat Islam dan Nabi Muhammad.
Salah seorang demonstran tewas dalam bentrokan di kawasan Jhenidah, kata kepala polisi Altaf Hossain.
"Pengunjuk rasa itu, kemungkinan pendukung satu Partai Islam, meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit," kata Hosain kepada kantor berita AFP.
Sayeed Khan, seorang dokter di rumah sakit Dhaka mengatakan sekitar 50 orang dirawat di rumah sakit, kemungkinan terluka akibat tembakan peluru karet.









