Sebanyak 5.000 orang mengungsi dari Suriah setiap harinya

Badan Pengungsi PBB, UNHCR, mengatakan jumlah penduduk Suriah yang menyelamatkan diri ke negara-negara tetangga meningkat pesat.
Kepastian itu disampaikan oleh seorang juru bicara UNHCR dalam jumpa pers di Jenewa pada Jumat, 8 Februari.
"Lima ribu orang sekarang menyeberang perbatasan <link type="page"> <caption> Suriah</caption> <url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/topik/suriah/" platform="highweb"/> </link> setiap hari. Jadi ini sekarang menjadi krisis penuh," kata Adrian Edwards.
Jumlah tersebut jauh lebih besar dibanding angka tahun lalu antara 2.000 hingga 3.000 orang per hari.
Adrian Edwards mengatakan sekitar 800.000 warga Suriah terdaftar sebagai pengungsi sejak konflik pecah di Suriah dua tahun lalu.
Jumlah pengungsi terbesar <link type="page"> <caption> menyelamatkan diri ke Lebanon</caption> <url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2012/12/121211_suriahpengungsi.shtml" platform="highweb"/> </link> yang ditempati hampir 261.000 orang. Negara penerima terbesar kedua adalah Yordania dengan jumlah 243.000.
Sekitar 177.000 warga Suriah menyelamatkan diri ke Turki dan sekitar 85.000 orang melarikan diri ke Irak.
Sekitar 15.000 warga Suriah mengungsi ke Mesir, negara yang tidak mempunyai perbatasan langsung dengan Suriah.
Sementara itu badan <link type="page"> <caption> PBB</caption> <url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/topik/pbb/" platform="highweb"/> </link> untuk urusan anak-anak mengatakan kekurangan air dan buruknya sanitasi menempatkan anak-anak lebih berisiko terserang penyakit.









