Liga Arab akan bahas pengganti Annan

Sumber gambar, AP
Para Menteri Luar Negeri Liga Arab dijadwalkan akan bertemu di Jeddah, Arab Saudi guna membahas krisis Suriah.
Para menteri diperkirakan akan membahas tentang seorang utusan baru untuk Suriah menggantikan Kofi Annan, yang mundur awal bulan ini.
Agenda penunjukkan pengganti Annan ini diungkap diplomat senior Algeria Lakhdar Brahimi.
Sementara itu Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton mengatakan, AS dan Turki bekerjama membahas rencana untuk mendukung oposisi Suriah.
Sedangkan di Damaskus dan Aleppo, pertempuran masih terus berlanjut.
Saat berkunjung ke Istanbul, Nyonya Clinton mengatakan baik AS dan Turki membuat persiapan untuk merespon kemungkinan runtuhnya pemerintahan Presiden Bashar al-Assad, penggunaan senjata kimia dan peningkatan jumlah pengungsi yang melintas perbatasan.
Misi PBB

Sumber gambar, Reuters
Mandat bagi misi pengamat PBB di Suriah - yang kini melibatkan sekitar 150 pengamat - akan habis masa waktunya dalam seminggu mendatang.
Tetapi Sekjen PBB Ban Ki-moon mengatakan masih banyak orang dibutuhkan di lapangan untuk membuat penilaian imparsial terkait situasi militer.
Dewan Keamanan PBB akan kembali membahas masalah ini Kamis mendatang, tetapi ada sedikit konsesus di dewan, dimana sekutu Suriah, Rusia meminta adanya perpanjangan dan AS merasa skeptis tentang misi yang terlalu lama.
AS bahkan telah melangkah di luar struktur PBB untuk mendukung kelompok oposisi Suriah, dengan membentuk kelompok kerja bersama Turki yang diumumkan Hillary Clinton bersama rekannya dari Turki Ahmet Davutoglu, Sabtu kemarin.
"Tujuan nomor satu kami adalah menghentikan pertumpahan darah dan rezim Assad,'' kata Hillary.
"Intelejen kami, militer kami memiliki tanggung jawab dan memainkan peran pentung sehingga kami akan membentuk sebuah kelompok kerja untuk melakukan hal itu.''
Serangkaian ''rencana cadangan'' telah dibahas, termasuk kemungkinan penggunaan senjata kimia oleh pemerintahan Assad, tambah Hillary Clinton.
Kepanikan yang menyebar

Sumber gambar, Reuters
Di Suriah pertempuran masih terus berlanjut.
TV milik pemerintah Suriah mengatakan otoritas memburu ''teroris'' yang meledakkan bom di Marjeh, sebuah distrik eksklusif di Damaskus dekat bank sentral, dan juga ''melakukan penembakan secara acak untuk menebarkan kepanikan diantara warga.''
Di waktu yang hampir bersamaan, sebuah ledakan terjadi di dekat Stadion Tishrin, demikian laporan kantor berita Sana.
Beberapa jam kemudian, Sana melaporkan sebuah bus diserang di pinggir kota Damaskus, menewaskan enam penumpang dari provinsi Hama. ''Teroris'' disalahkan dalam insiden tersebut.
Kekerasan juga meletus kembali antara Militer Pembebasan Suriah, FSA dan pasukan pemerintah di Salah al-Din, Aleppo.









