Korban penembakan Sikh dimakamkan

Sumber gambar, BBC World Service
Pemakaman enam orang warga Sikh, yang tewas ditembak di kuil Sikh di Milwaukee, negara bagian Wisconsin, AS, dihadiri ribuan orang pelayat, termasuk dari luar AS.
Jaksa Agung AS, Eric Holder dalam sambutan pada upacara pemakaman, yang digelar disebuah sekolah menengah setempat, mengatakan "serangan itu bukan hanya sebuah penghinaan terhadap nilai-nilai Sikhisme, tetapi juga serangan terhadap nilai-nilai Amerika."
Terlihat di antara pelayat adalah Gubernur negara bagian Wisconsin, Scot Walker.
Dalam sambutannya, Walker yang mengenakan penutup kepala warna oranye, mengatakan: "Hari ini, kami ikut merasakan kesedihan seperti yang Anda alami. Anda tidak sendirian, kami berdoa bersama Anda.. Kami berada di belakang kalian."
"Sebagai warga AS, kita adalah satu, dan ketika Anda menyerang salah-seorang diantara kita, Anda menyerang kita semua."
Menurut surat kabar lokal di Milwaukee, sekitar 3.000 orang menghadiri upacara pemakaman.
Lubang bekas tembakan
Sejumlah rangkaian bunga diletakkan di dekat peti enam korban tewas, sementara sebagian pelayat melantunkan doa-doa..

Sumber gambar, Reuters
Sebuah layar video berukuran besar terlihat menampilkan para korban tewas dan terluka akibat serangan tersebut.
Para pekerja telah membersihkan bekas noda darah di karpet di lokasi penembakan di dalam kuil, tetapi sebuah lubang peluru di pintu dibiarkan utuh sebagai bentuk peringatan atas kejadian itu.
Seorang Imam Sikh akan memimpin proses pembacaan kitab suci Sikh untuk menghormati korban yang meninggal.
Pelaku penembakan, yaitu mantan tentara AS, Wade Michael Page, ditembak mati oleh polisi dalam aksi tembak-menembak setelah serangan tersebut.
Hasil penyelidikan mengungkapkan pelaku penembakan memiliki hubungan dengan kelompok-kelompok yang mengagungkan superioritas kulit putih di AS.
Dalam serangan di kuil Sikh di Milwaukee pada pekan lalu (05/08), Page membunuh enam orang dan melukai beberapa orang lainnya.
Para korban disebutkan berusia antara 39 hingga 84 tahun, termasuk pemimpin kuil, Satwant Singh Kaleka.









