Satu keluarga tewas dalam ledakan bom di Pakistan

orakzai

Ledakan bom kembali terjadi di Pakistan, kali ini di Pakistan barat laut, menewaskan setidaknya 12 orang.

"Bom diletakkan di pinggir jalan dan diledakkan dengan pengendali jarak jauh. Bom ini menghantam kendaraan yang mengangkut penumpang," kata Zakir Hussain, pejabat Pakistan kepada kantor berita AFP, hari Rabu (18/07).

Wartawan BBC di Peshawar, Dilawar Khan Wazir, mengatakan semua korban adalah pemeluk Syiah yang tengah dalam perjalanan menuju distrik Kohat di kawasan kesukuan Orakzai.

Sejumlah laporan menyebutkan perempuan dan anak-anak termasuk di antara korban yang meninggal dunia.

Hussain mengatakan sebagian korban tewas di tempat selebihnya meninggal di rumah sakit. Ia menambahkan mereka semuanya berasal dari satu keluarga yang sama.

Paling berbahaya

"Ini adalah serangan yang dilakukan kelompok militan dengan tujuan menciptakan rasa panik di kalangan warga," kata Hussain.

Angka korban dibenarkan oleh Dr Mohammad Naeem yang sehari-hari bekerja di Rumah Sakit Kohat.

Menurut Dr Naeem, seorang anak berusia 11 tahun yang mengalami luka serius dipindahkan ke rumah sakit yang lebih besar di Peshawar untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Para pengamat mengatakan Orakzai adalah satu dari tujuh distrik di Pakistan yang terletak di dekat perbatasan dengan Afghanistan dan dikenal sebagai kubu Taliban dan al-Qaida.

Kelompok ini di masa lalu menjadikan warga Syiah sebagai salah satu sasaran serangan.

Pemerintah Amerika Serikat menyebut kawasan ini sebagai yang paling berbahaya di dunia.