PLTN Fukushima dibuka untuk media

Wartawan di Fukushima

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Para wartawan sebelumnya dilarang berkunjung ke Fukushima karena tingkat radiasi tinggi

Para wartawan diijinkan masuk ke dalam pembangkit nuklir Fukushima di Jepang untuk pertama kainya sejak pembangkit itu rusak akibat gempa dan tsunami bulan Maret lalu.

Para wartawan berkeliling di pembangkit tersebut dengan baju khusus yang disiapkan.

Seorang wartawan dari kantor berita Associated Press menggambarkan apa yang ia lihat "truk-truk yang terguling, gedung reaktor yang nyaris ambruk dan puing-puing yang tidak tersentuh sejak tsunami terjadi."

Tiga reaktor rusak setelah tsunami menerjang sistem pendingin di pembangkit itu.

Pemerintah sebelumnya menolak permintaan wartawan untuk mengunjungi reaktor karena khawatir level radiasi yang terlalu tinggi.

Kunjungan wartawan ini ditujukan untuk menunjukkan bahwa situasi di pembangkit sudah mulai stabil.

Puluhan tahun

Para wartawan didampingi oleh menteri yang bertanggung jawab atas operasi pembersihan, Goshi Hosono.

Mereka tiba di Fukushima hari Jumat dan dibawa ke kompleks latihan bola yang saat ini dipakai sebagai markas operasi pembersihan.

Para wartawan juga dapat melihat dari luar sejumlah reaktor yang rusak.

Sejumlah besar bahan radioaktif bocor ke wilayah sekeliling menyusul bencana itu.

Sebagian besar wilayah Fukushima sampai saat ini masih ditutup.

Pemerintah berharap dapat menutup reaktor yang rusak pada akhir tahun. Namun diperkirakan diperlukan waktu berpuluh tahun untuk menutup pembangkit itu secara total.

Dari enam reaktor yang ada di Fukushima, empat diantaranya rusak berat akibat tsunami.