Cina bersiap hadapi badai Muifa

Ribuan perahu nelayan diminta kembali ke pelabuhan

Sumber gambar, afp

Keterangan gambar, Ribuan perahu nelayan diminta kembali ke pelabuhan

Sebagian wilayah pantai timur Cina dalam keadaan siaga karena badai kuat Muifa bergerak ke arah negara tersebut.

Muifa sudah melewati Taiwan hari Jumat (5/8) dan sekarang menuju provinsi Zhejiang dan Jiangsu di dekat Shanghai, lapor Kantor Pusat Meteorologi Cina.

Lebih tujuh ribu perahu nelayan diminta kembali ke pelabuhan karena angin mencapai kecepatan 162km/jam menimbulkan ombak setinggi 11 meter.

Penerbangan udara mengalami gangguan dan penduduk daerah pesisir bersiap-siap mengungsi.

China Southern Airlines membatalkan lebih 140 penerbangan ke Cina timur mulai Sabtu sore sementara China Eastern Airlines memperingatkan "pengaruh hebat" terhadap layanan umum, lapor kantor berita AFP.

Peringatan oranye disampaikan kepada kapal dan perahu nelayan, tingkat kedua tertinggi di Cina, kata kantor meteorologi.

Gangguan KA

Badai Muifa diperkirakan akan mencapai daratan Cina Sabtu malam atau Minggu dini hari.

Terakhir kali Shanghai mengalami pengaruh buruh badai adalah pada tahun 2005 saat Matsa menewaskan tujuh orang.

Sumber gambar, none

Pejabat KA setempat berencana memeriksa jaringan KA kecepatan tinggi setempat dan memperingatkan bahwa sejumlah layanan akan terhenti atau terganggu bergantung pada keparahan badai.

Kecelakaan KA bulan lalu di dekat kota tersebut menewaskan 40 orang dan cuaca diperkirakan menjadi salah satu penyebab.

Muifa bergerak ke barat setelah hujan deras menyebabkan pembatalan penerbangan dan listrik mati di pulau Okinawa Jepang hari Jumat, lapor Badan Meteorologi Jepang.